Renungan dengan UU Pandu HW


Undang – Undang Pandu Hizbul Wathan


Satu, HW selamanya dapat dipercaya

Tanyakan pada diri kita apakah kita sudah berupaya untuk selalu dapat dipercaya?
Khususnya hari ini apakah kita telah berkata, bertindak sesuatu yang tidak dapat dipercaya?
Apakah kita telah melukai perasaan orang lain?
Atau bahkan kita telah mendustakan Allah?

Allah berfirman dalam Al Qur'an Surat An Nahl ayat 116 :
116. Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "Ini halal dan Ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung.


Dua, HW setia dan teguh hati

Adakah sesuatu yang kita telah lakukan yang membuat kita tidak setia?
Adakah sesuatu yang telah menghilangkan keteguhan hati kita?
Khususnya hari ini, apakah kita telah berkhianat pada sahabat kita?
Dan apakah kesetiaan kita telah tergoncang demi kesenangan sesaat.

Allah berfirman dalam Al Qur'an Surat Al Fath ayat 10 :
10. Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu Sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, Maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah Maka Allah akan memberinya pahala yang besar.


Tiga, HW siap menolong dan wajib berjasa

Apakah ketika teman seperjuangan kita sedang sakit, adakah usaha kita untuk menjenguknya?
Apakah ketika teman kita, sahabat kita, guru kita dan orang tua kita yang pada waktu membutuhkan pertolongan, kita menolongnya dengan wajah tersenyum, dan dengan ikhlas hati?Atau malah kita membiarkannya.

Allah berfirman dalam Al Qur'an dalam Surat Al Maidah ayat 2 :
…. dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.


Empat, HW cinta perdamaian dan persaudaraan

Apakah perdamaian pada pelatihan ini telah terwujud? Dan adakah upaya untuk mewujudkannya?

Allah berfirman dalam Al Qur'an Surat Al Anfaal ayat 61 :
61. Dan jika mereka condong kepada perdamaian, Maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya dialah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.

Allah berfirman dalam Al Qur'an Surat Al Anfaal ayat 73 :
73. Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang Telah diperintahkan Allah itu [yaitu keharusan adanya Persaudaraan], niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.


Lima, HW sopan santun serta perwira

Apakah dalam pembicaraan kita, tidak menyebabkan orang lain tersinggung?
Atau mungkin kita mengeluarkan kata-kata yang kasar didepan mereka?
Beranikah kita meminta maaf kepada mereka?
Atau kita menganggap diri kita lah yang paling benar?
Ketika teman kita bersalah kepada kita?
Dapatkah kita untuk memaafkannya?

Allah berfirman dalam Al Qur'an Surat Al Anfaal ayat 73 :
149. Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), Maka Sesungguhnya Allah Maha Pema'af lagi Maha Kuasa.


Enam, HW menyayangi semua makhluk.

Selain Allah adalah Makhluk.
Manusia, tumbuhan, hewan, batu, meja kursi dan lain sebagainya adalah makhluk.
Apakah kita telah memposisikan makhluk-makhluk Allah sesuai pada tempatnya?
Apakah kita telah membuang sampah pada tempatnya?
Apakah tidak menyusahkan orang lain untuk memindahkannya?

Firman Allah dalam Al Qur'an Surat Al Mumtahanah ayat 7 :
7. Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. dan Allah adalah Maha Kuasa. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


Tujuh, HW siap melaksanakan perintah dengan ikhlas.

Sudahkan kedatangan kita disini kita niati dengan ikhlas?
Jadi apapun yang terjadi kita terima dengan penuh kesabaran dan hati yang lapang.

Firman Allah dalam Al Qur'an Surat Yunus ayat 105 :
105. Dan (aku Telah diperintah): "Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik.


Delapan, HW sabar dan bermuka manis

Apabila kita melihat beberapa kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini, apakah kita berlaku sabar atau emosi yang menjadi komandan kita?

Allah berfirman dalam Al Qur'an Surat Al Baqarah ayat 45 :
45. Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',

Allah berfirman dalam Al Qur'an Surat Al Baqarah ayat 153 :
153. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.


Sembilan, HW hemat dan cermat

Apakah kita berlaku boros? Dan apakah kita telah berupaya menabung demi masa depan kita?

Firman Allah dalam Al Qur'an Surat Al Israa ayat 26 :
26. Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.


Sepuluh, HW dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Apakah kita telah berupaya untuk menjadi suci?
Ataukah kita telah menganggap kita sebagai manusia yang suci?
Pikiran kita, perkataan kita dan perbuatan kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

Allah berfirman dalam Al Qur'an Surat Al Baqarah ayat 263 :
263. Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.

Allah berfirman dalam Al Qur'an Surat Huud 114 :
114. Dan Dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.

Marilah saudara – saudara anggota Pandu Hizbul Wathan Indonesia, kita selalu mendekatkan diri kita kepada Allah, agar Allah juga dekat kepada kita. Allah berfirman dalam Al Qur'an Surat Al Baqarah ayat 152 :
152. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.

Semoga kita selalu dalam Lindungan Allah SWT
Amien ....


1 komentar:

Post a Comment