DKD HW KLATEN

DEWAN KERABAT DAERAH
GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAN
KLATEN

Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kabupaten Klaten yang di bangkitkan pada tahun 2000, mulai menjalankan tahap sosialisasinya. Di mulai dengan pembentukan pengurus kwarda HW klaten dengan terpilih H. Suparno sebagai ketua. Kegiatan demi kgiatan dirancang untuk sosialisasi awal. Diantaranya perkemahan athfal I di GOR gelarsena klaten. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 1 hari oleh kwarda HW klaten. Karena semua kegiatan operasional di lakukan oleh bapak ibu wreda. Sehingga timbul sebuah pemikiran untuk membentuk suatu korps dewan kerja.


Akhirnya dibuat sebuah kesepakatan untuk membentuk korps dewan kerja yang beranggotakan putra putri terbaik sekolah Muhammadiyah tingkat SLTA se kabupaten klaten. Permintaan kwarda HW klaten kepada kepala sekolah Muhammadiyah tingkat SLTA se kabupaten klaten mengenai pembentukan korps dewan kerja direspon positif. Pada tanggal 12 november 2002 dikumpulkan calon DK untuk menerima penjelasan tentang sejarah HW dan gagasan pembentukan dewan kerja serta tugas tugasnya. Terkumpulah 54 orang dan ditunjuklah Rico Anggoro sebagai koordinator utama putra dan Tri Khotijah koordinator putri.


Latihan rutin setiap Ahad dilaksanakan di halaman STAIM klaten (komplek Masjid An-Nuur sangkal putung). Korps tersebut di beri nama Dewan kerja Daerah (DKD). Mereka berlatih mulai dari Al Islam dan Kemuhammadiyahan sampai tehnik-tehnik kepanduan. Mereka dengan disiplin mengikuti latihan tersebut, datang tepat waktu serta berpakaian seragam HW lengkap. Pertemuan rutin tersebut menjadikan hubungan persahabatan yang sangat erat.

Kwarda HW klaten akan mengadakan perkemahan pengenal I, untuk itu DKD di Diklat secara khusus mengenai tehnis kegiatan tersebut selama 8 kali pertemuan selama 1 bulan. Pada tanggal 26-28 Januari 2003 di lapangan pondok muhammadiyah ponggok karanganom klaten di adakanlah perkemahan pengenal I. Dalam kegiatan tersebut semua operasional dilaksanakan oleh DKD sebagai test awal dari Kwarda HW klaten. Perkemahan berjalan dengan baik meskipun masih banyak kekurangan.

Meskipun kegiatan tersebut telah berakhir namun latihan rutin DKD tidak berhenti. Mereka tetap mengikuti latihan rutin. Beberapakali latihan dilaksanakan seleksi alam pun berlaku. Dari jumlah 54 orang menjadi 33 orang. Diantaranya dikarenakan akan menghadapi ujian kelulusan sekolah. Dengan jumlah 33 itu terbentuklah pengurus DKD periode I. Arifin terpilih sebagai ketua dan M.Dzikron sebagai wakilnya, Burhanudin sebagai sekretaris dan Zamiatun sebagai wakilnya, Kadarwati sebagai bendahara dan Novi octaviana wakilnya. Serta beberapa koordinator utama divisi-divisi yaitu divisi kepanduan oleh Tri baskara, divisi keagamaan oleh Muh Syarif, divisi Diklat oleh Jaka Tri Surya dan divisi kesenian oleh Rico anggoro.


Perjalanan pengurus DKD selama 1 bulan mengalami penurunan personil 8 orang, karena faktor seleksi alam. Timbul sebuah pemikiran dari pengurus untuk kaderisasi. Gagasan tersebut di setujui oleh kwarda. Dengan demikian kwarda mengadakan pemantapan sekaligus kaderisasi. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 24 DKD dan 18 calon anggota baru selama 3 hari di Kali adem sleman yogyakarta. Berangkat menggunakan sebuah truk sampai di kali woro (tempat penambangan pasir bawah deles indah). Mereka harus berjalan menyusuri perbukitan selama ± 8 jam untuk mencapai kali adem. Mereka didiklat dengan disiplin.


Pada tahun 2006 nama Dewan Kerja Daerah (DKD) resmi diganti dengan nama Dewan Kerabat Daerah (DKD). Pada Tahun 2008 Kwarda HW Klaten sudah mempunyai 8 Angkatan DKD yang personilnya sekitar 500 orang.

(belum terupdate..)

1 komentar:

Post a Comment