JAMAIS XIX KLATEN (Jambore Anak Islam)

Alhamdulillah kegiatan Jamais yang dilaksanakan selama 3 hari ; Jum’at- Ahad, 10-12 Juli 2009 diLapangan Candirejo, Ngawen , Klaten dapat terlaksana dengan hasil yang sangat memuaskan. Kegiatan ini diikuti oleh TPA/TPQ/MD/PAA se Kab. Klaten. Dalam hal ini Anggota DKD terlibat langsung dalam seluruh agenda kegiatan yang dilaksanakan dalam JAMAIS tersebut sejumlah 19 orang anggota sebagai Panitia Non Prestasi.

Upacara pembukaan Jambore Anak-Anak Islam (Jamais) XIX digelar di Lapangan Desa Candirejo Kecamatan Ngawen, Klaten, Jumat (10/7). Selepas upacara itu, tak kurang dari 940 santri taman pendidikan Alquran (TPA) peserta kegiatan tampak sibuk dengan berbagai aktivitas persiapan jambore itu. Ada yang kembali menata dan merapikan tenda, menghias pintu masuk, memasang bendera dan sebagainya. Setiap rombongan delegasi Jamais memang menghias kompleks tenda mereka dengan berbagai pernak pernik dan asesoris agar lingkungan itu menarik serta enak dilihat. Hiasan janur, lampion dan payung yang dimodifiikasi menjadi pemandangan yang mewarnai area jambore.

Di sela-sela hiruk pikuk itu, terdengar beberapa anak yang bermain musik dengan iringan rebana dan drum. Sembari bersantai di dalam tenda, mereka berdendang sekaligus melepas lelah. Di beberapa tempat lain, terlihat peserta jambore yang sedang menikmati makanan dan minuman baik yang dibeli di lokasi jambore maupun bekal dari rumah. Ada pula yang menyiapkan peranti yang mungkin dibutuhkan untuk mengikuti berbagai lomba yang digelar sepanjang jambore.


Tak hanya peserta jambore, sekitar 130 panitia juga tak kalah sibuknya mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan. Salah seorang peserta Jamais, Dwi Edi Nugroho, 12 mengaku senang bisa menjadi peserta jambore. Dwi yang merupakan utusan dari TPA Al Huda Dusun Kadipiro Desa Tempursari Kecamatan Ngawen itu berharap memperoleh banyak manfaat dari kegiatan itu.


Pernyataan senang disampaikan pula oleh Igo, 11, dan Vika Ayu Ristiana, 10. Baik Igo maupun Vika menyatakan bahagia bergabung menjadi peserta Jamais. ”Dengan ikut jambore ini, saya bisa tambah teman dan pengalaman,” kata Vika dari TPA Al Ikhlas Dusun Pengkol Desa Kaligawe Kecamatan Pedan.


Tujuh kecamatan
Salah seorang pendamping peserta jambore, Fitri Nita, 18, menilai lewat Jamais, anak-anak dilatih untuk bergotong royong dan mandiri. ”Untuk mendirikan tenda saja, mereka sudah dilatih untuk gotong royong. Sebab butuh kebersamaan dan kerja sama,” kata Fitri.


Ketua panitia, Windarto mengatakan, peserta Jamais XIX terdiri atas anak-anak dari TPA, pengajian anak dan madrasah di tujuh kecamatan di Kabupaten Klaten. Yaitu Polanharjo, Jatinom, Trucuk, Ngawen, Pedan, Ceper dan Klaten Utara. Windarto menuturkan, ada berbagai kegiatan yang dipersiapkan selama pelaksanaan jambore baik yang bersifat prestasi maupun nonprestasi. ”Selain untuk mempererat tali silaturahim, lewat Jamais kami bisa sharing baik itu pengetahuan maupun pengalaman. Sehingga, kami berharap dapat meningkatkan kualitas generasi muda Islam,” kata Windarto. - Oleh : Nadhiroh


Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Sabtu, 11 Juli 2009 , Hal.VII



Selengkapnya tentang informasi JAMAIS XIX dapat dibuka di :
http://panitiajamaisklaten.blogspot.com


1 komentar:

Post a Comment