Profil Ramanda dan Ibunda Kita di Jamnas HW

PROFIL RAMANDA DAN IBUNDA KITA

di JAMNAS HW MALANG



Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Allow semua.... gimana neh pada punya kabar.... moga kabar baek ya....

Oia teman aku mau tulis lagi Memory Jamnas HW di Malang, kalian masih inget kan ??? Tapi kali ini beda, disini aku mau tulis profil tentang Ramanda dan Ibunda kita yang dulu jatuh bangun menyiapkan kita dan jadi The Best di Jamnas HW Coban Rondo Malang Jawa Timur. Rama... Bunda... we allways remember and miss you all.


# Ramanda H. Sukasno, BA

Perak Ngingas 55/V Bareng Lor, Klaten Utara, Klaten

Guru / Wiraswasta


Rama orang yang sangat disiplin, bersemangat, baik and care pada kita. Segalanya rela di korbanin buat kejayaan dan tetap exisnya HW. Tapi, kadang Rama galak juga ya...kalau kita salah, eits but all buat kebaikan kita juga. Rama gag pernah setengah-setengah dalam mengerjakan sesuatu, dan itu yang selalu beliau ajarkan kepada kita. Rama sangat pemurah pada kita, sampe-sampe kita ( kebanyakan anak DKD ) punya falsafah “ Anak terlantar dan fakir miskin dipelihara oleh Pak Kasno “ he..he..

Rama maafin kita ya kalau kita udah buat banyak kesalahan. Insya Allah kita akan berusaha menjadi seperti apa yang Rama inginkan, tuk jadi penerus HW yang kuat dan bisa diandalkan. Kita doakan Rama sehat selalu agar tetap bisa membimbing kita semua. We love you Rama.


# Ramanda Drs H. Suparlan

Jimbung, Kalikotes

Guru SMK Muh 1 Klaten


Rama yang ini super tegas, galak, disiplin poll. Tapi beliau juga baik ma kita. Kita jadi pinter P3k berkat Rama and P3k kita juga jadi the best on Jamnas HW. Di Jamnas Rama dan Bunda sangat kompak buat membawa kita jadi idola. Cerita saat kita tersesat di hutan, Rama, Mz Zie, Mz Dedy dan yang lainnya semua gabung dengan tim SAR buat mencari kita. Diantara hujan lebat, kabut dan terperosok ke sungai... akhirnya kita semua selamat. Suatu hari setelah banjir, saking kompaknya Rama, Bunda Ema dan Bunda Yanah makan sepiring bertiga dengan tangan gemetar karena kedinginan, kelaparan dan kecapekan setelah mengurusi kita. Makasih Rama.

Shobat, liat Rama dan Bunda kita aja mesra dalam kebersamaan...

What about us !?? Malu prend...Rukun lah !!


# Ramanda Marsudi

Guru SMP Muh 1 Klaten


Rama adalah Rama kita yang paling tua, tapi semangatnya gag kalah sama kita-kita yang masih muda. Beliau mempunyai sifat kebapakan dan sangat sayang ma kita. Rama selalu buat api unggun bila menjelang malam tiba, biar kita gag kedinginan. Sobat tau gag kalau malam suhu di coban rondo + 13 ºC !! Serasa di dalam almari es gtu...

Eh...ada lagi story tentang Rama yang kalau kita ingat jadi cekikikan sendiri. Pada saat banjir datang, yang tugas jaga tenda Rama Marsudi dan Bunda Ema. Mereka berdua dibantu Mz Zie, Mz Tri W, Mz Hakim, n Mz yang laen membuat selokan untuk keselamatan tenda kita. Basah-basah kehujanan e... tau-tau Rama dan Bunda ketawa karena ternyata Rama cangkul-cangkul tanah sekalian ngompol... hi Rama malu ah..!!

Semangat Rama !!


# Ramanda Giyono

Guru SMP Muh 5 Ngupit Klaten


Rama selalu siap mengurusi kita. Rela masuk sungai, nge-gandul di trek buat ngedampingi kita. Rama juga oke urusan cangkul n buat jemuran. Sampe-sampe jemuran tetangga Rama yang buat. Eh sobat tau gag, ne rahasia lho.. selama di coban rondo “Trio Macan “ (Rama Parlan, Rama Giyono dan Rama Marsudi ) gag pernah mandi !! 7 hari bayangkan. Tiap hari sih emang mereka ke sungai yang super dingin tapi jernihnya seperti sungai di surga..eh emang pernah ke surga, cita-cita sobat !! Mereka ke sungai Cuma buat gosok gigi dan cuci muka, jorok ah Rama !!

Sayang baru 3 hari Rama dampingi kita, beliau harus pulang coz nenek beliau meninggal, jadi Rama pulang duluan. Tetep semangat ya Rama !!



# Ibunda Hj. Fatimah Wijayati, SH

Perak Ngingas 55/V Bareng Lor, Klaten Utara, Klaten

Guru


Bunda yang satu ini juga sangat pemurah ma kita. Segala urusan HW bunda selalu prioritaskan “ Aku ada dana...jalan terus “ kata Bunda. Karena Bundalah yang selalu tombok buat kegiatan kita. Bunda sangat baik tapi bunda paling gag suka kalau kita males dan tidak mandiri, saat itu bunda akan marah besar. Bunda juga selalu ajarkan tuk bisa jadi diri sendiri, mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Di Jamnas bunda buka kedai Hw dan Kedai bundalah yang paling rame. Tapi pada saat banjir datang tenda Kedai HW Bunda ambruk. Alhamdulillah Bunda, dek ina, dek izzah dan dek ahmad bisa lari menyelamatkan diri. Bunda adalah orang yang penuh inovatif dan tegas dalam mengatasi masalah. Bunda... bimbingan bunda dan dukungan bunda sangat kita harapkan untuk kelangsungan HW kita. Sehat selalu Bunda !!


# Ibunda Nur Rahmah H, S.Ag

Perak Ngingas 55/V Bareng Lor, Klaten Utara, Klaten

Guru SMK Muh 3 Klaten Utara


Bunda kita ini paling gaul and asyik. Beliau tempat curhat kita, baik dan periang. Suaranya kalau nyanyi.... wuih bikin kita selalu semangat and kangen selalu ma bunda. Tapi kalau kita nakal and salah , Bunda juga bisa berubah jadi super gualak loh...!! tapi itu semua buat kebaikan kita. Beliau juga koki andalan kita di Jamnas.

Shobat...senam HW yang bunda buat bikin semua terpesona, bahkan beberapa kontingen yang ada antara lain dari Bali dan Sulawesi, ikutan gabung. Karena ternyata yang punya senam HW, only HW Klaten...!!

Bunda tinggalkan dua balita waktu Jamnas, demi membawa kita jadi The Best. Bunda juga energik, pontang-panting kesana kemari gag bisa tidur karena kedinginan, jelas 13 ºC, gimana gag adeeem tuch...!! Sampai suatu hari Bunda ngungsi ke barak PMI karena sesak nafas. Di malam yang lain, jam 1 malam karena Bunda gag tahan dengan hawa dingin, bersama Rama Parlan dan Rama Marsudi mereka pergi nongkrong di tempat penjual jagung bakar. He...Bunda disana juga dapat penggemar lho !! yang tiap hari say hello ke tenda wat nyariin Bunda. “ Awas Bunda...kecoa !! “, itu yang selalu dia pesan kalau penggemar itu datang ! Bunda lucu !

Bunda juga rela suapin kita ber 20 setelah kebanjiran. Makasih Bunda !

We always love you...


# Ibunda Siti Muzayanah, S. Ag

Guru MTs Muhammadiyah Juwiring


Bunda adalah orang yang sangat sabar dan lembut, tapi kadang Bunda juga bisa marah bila salah satu dari kita membuat kesalahan. Bunda Yanah adalah partner sejati Bunda Ema untuk urusan masak. Tapi Bunda pernah loh buat nasi kita jadi rasa caramel alias gosong, he... Kita liat keakraban Bunda dan Rama udah seperti saudara gitu, indah sekali. Walau kita juga pernah liat mereka berbeda pendapat...tapi kemesraan Buda dan Rama selalu terjaga dimata kita, anak-anaknya.

Saking sayangnya Bunda pada kita, pada saat perjalanan pulang...kita liat Bunda nangis dan curhat sama Bunda Fat dan Bunda Ema. Ternyata Bunda Yanah sedih dan gag mau berpisah dengan kita setelah 7 hari bersama dalam suka dan duka. O....so sweet !!

Jangan sedih Bunda, karena sampai kapanpun kita akan selalu menjadi anak-anak Bunda. Kita sayang Bunda !!


By. Nasyiah Uswatun Khasanah


0 komentar:

Post a Comment