Rumah Sakit Ibu dan Anak 'Aisyiyah Klaten

Sekilas
RSIA AISYIYAH KLATEN

Berkat rahmat dan karunia Allah SWT, serta do’a dari segenap pembimbing dan jama’ah haji ARAFAH 2002 Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Aisyiyah Klaten telah dapat berkembang pesat dan memiliki fasilitas yang memadai. Pada tahun 2002, RSIA Aisyiyah Klaten telah memperoleh ijin tetap operasional dari Depkes sebagai Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSIA), setelah selama 3 tahun menunggu. Selama itu, dan mungkin sampai saat ini , RSIA Aisyiyah masih dikenal masyarakat sebagai rumah bersalin, karena sejak 1975 memang hanya melayani persalinan saja.


Pada pertengahan tahun 2001, RSIA Aisyiyah telah membangun fasilitas perawatan untuk anak, dengan tujuan untuk memisahkan ruang perawatan bersalin dan ruang perawatan anak. Awal tahun 2002, pembangunan tersebut sudah dapat diselesaikan, dan pada tanggal 1 Juli 2002 telah mulai dipakai untuk merawat anak.
Pada saat yang sama, RSIA Aisyiyah Klaten merencanakan memiliki fasilitas pelayanan unggulan berupa perawatan intensif untuk bayi (Neonatal Intensive Care Unit/NICU). Ruangannya dibangun bersamaan dengan ruang perawatan anak, peralatannya diadakan secara bertahap, mengingat keterbatasan dana. Disamping itu juga diupayakan untuk kelengkapan fasilitas sebagai RS rujukan bersalin, berupa ICU ibu. Total dana yang dibutuhkan untuk fasilitas dimaksud sebesar 1.302.500.000,- . Sampai saat ini dana yang telah dihabiskan sebesar Rp. 807.500.000,-, dan masih membutuhkan dana sebesar Rp. 595.000.000,-.

RSIA Aisyiyah juga telah memiliki sarana laboratorium lengkap, baik untuk pemeriksaan gula darah, kolesterol, sampai pemeriksaan fungsi ginjal dan hati (lever). Untuk pelayanan medis, RSIA Aisyiyah memiliki dokter jaga 24 jam untuk pelayanan umum, anak dan ibu bersalin. Pelayananan spesialistik (dokter spesialis) dapat dilakukan sesuai jadual, dan apabila ada keadaan gawat di RSIA dapat didatangkan setiap saat.
Dana memang masih sangat dibutuhkan untuk mempercepat penyelesaiaan pembangunan NICU yang direncanakan selesai pada bulan Desember 2002 dengan menghadirkan Prof. Dr. Amien Rais, MA untuk meresmikannya. Oleh karena itu, apabila ada dari Bapak/Ibu jamaah haji ARAFAH yang ingin beramal shaleh dengan menyumbangkan dana atau mewakafkan apa saja untuk dimanfaatkan RSIA Aisyiyah Klaten, kami hanya dapat berdo’a semoga niat ikhlas yang menyertainya dibalas dengan ganjaran yang berlipat ganda dari Allah. Namun, do’a dari Bapak/Ibu jamaah haji ARAFAH dan Umat Msulim juga kami harapkan semoga rencana pengembangan RSIA Aisyiyah ini dapat segera terealisasikan, amin.

Buletin KBIH Arafah Nomor: 03/08/2002

Tentang RSIA Klaten

Lokasi : Jln. Pramuka 10 Klaten, Jawa Tengah

No. Telp : (0272) 327660 / (0272) 328440
E-mail : rsia_klt@yahoo.co.id
Izin Operasional : Kepmenkes RS No. 02. 04. 2. 2. 5142
Status : Milik Swasta
Tahun Pengerjaan : 2008
Kapasitas Bed : 70 TT
Luas Bangunan : 4.360 m2
Luas Lahan : 1.870 m2
Tipe : Rumah Sakit Ibu dan Anak
Jumlah Lantai : 5 (termasuk semi-basement)

Deskripsi :
Perancangan RS 'Aisyiyah Klaten dilakukan untuk meningkatkan optimalisasi pemanfaatan lahan dan penataan fungsi-fungsi yang telah ada. Pengembangan awal dilakukan dengan melakukan optimalisasi fungsi dan lahan, serta penataan fungsi dan aktivitas yang sesuai dengan zonasinya. Jika kemudian masih belum mampu mewadahi kegiatan yang ada maka akan dilakukan pengembangan fisik.

Dengan memperhatikan kebutuhan wadah kegiatan, sebuah ruang semi basement dikembangkan untuk menyiasati keterbatasan lahan. Pengembangan dan pengaturan jalur sirkulasi dilakukan berpadu dengan pengaturan lahan terbuka yang sangat diperlukan dalam aspek penghawaan dan menghadirkan pencahayaan alami ke dalam bangunan. Hasil pengaturan ini terlihat dari keberadaan jalur sirkulasi vertikal yang menghubungkan lantai bawah dan lantai atas melalui sebuah ramp yang terletak diantara dua massa bangunan, yang dengan demikian sekaligus membagi lahan berdasarkan zona zona utama. Bangunan secara keseluruhan dirancang dengan menampilkan karakter dinamis namun tetap akrab dan menghadirkan wajah ramah yang bagi atmosfir lingkungan setempat.

1 komentar:

Post a Comment