11 Titik Tanggul di Klaten Jebol Akibat Hujan Lebat

Hujan yang mengguyur Klaten sabtu lalu (22/02/2014) mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten. Menurut Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten, Harjaka, menjelaskan 11 titik tanggul yang rusak itu ada di Kali Slegrengan, Mlese, Sat, Birin, Dengkeng, Lunyu, Ujung, Lunyu, Bajing dan Gamping. Kesepuluh kali yang rusak tersebut tersebar di Gantiwarno, Prambanan, Wedi, Bayat, Klaten Tengah, Wedi, Kalikotes dan Cawas.

Tanggul yang rusak itu ada yang sudah terbuat dari beton dan dari tanah. Panjang kerusakan tanggul itu bervariasi mulai 8 meter hingga 25 meter. Akibat rusaknya tanggul tersebut, menyebabkan rumah warga yang ada di lima kecamatan, yakni Gantiwarno, Wedi, Bayat, Trucuk, dan Cawas terendam air.

Dalam rangka ikut berpartisipasi meringankan penderitaan warga yang akhir - akhir ini mengalami bencana akibat alam yang tidak bersahabat, baik didalam Klaten maupun di luar Klaten, Kwarda HW Klaten dengan sigap membantu aktif mulai dari banjir wilayah Pati, Kudus dan Bencana Nasional Kelud. Beberapa bantuan yang terkumpul dapat di salurkan ke berbagai titik bencana.

Dengan adanya bencana lokal yang terjadi di wilayah Klaten, Kwarda HW Klaten segenap jajarannya berkumpul kembali (26/02/2014) untuk menentukan akses titik yang akan di tindak lanjuti tentang jebolnya tanggul - tanggul yang mengakibatkan beberapa wilayah terjadi banjir.

0 komentar:

Post a Comment