Gunung Merapi Meletus Maret 2014





Pak, Merapi melestus. Ayo temen - temen siap jadi relawan. Isi pesan singkat yang dikirim dari Tri Yuliyanto salah seorang aktifis HW Klaten (27/3/2014) Pukul 14:03 WIB. Disusul Comment dari seorang aktifis HW Klaten yang rumah berada di Lokasi lereng Merapi menyampaikan bahwa Hujan pasir dan Abu telah sampai di Kemalang (Pukul 14:30 WIB). Beberapa anggota HW Klaten merapat ke Basecamp HW Klaten yang berada di Sebelah Masjid Annur Sangkal Putung.

Adzan ashar berkumandang di Masjid Annur, jamaah yang akan melaksanakan sholat di hujani abu tipis. Walaupun jarak Merapi dengan Masjid Annur radius kurang lebih 25 KM. Beberapa info dari Blackberry pun semakin banyak broadcast. Pukul 15.30 WIB kondisi Jogonalan sudah sangat tebal debunya, lebih tebal daripada Yogyakarta, disampaikan oleh Bapak Taufik seorang aktifis Muhammadiyah yang melakukan perjalanan ke Yogyakarta.

Sindonews.com - Gunung Merapi yang berada di wilayah Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah (Jateng) bergemuruh. Tak lama, hujan abu tipis pun mengguyur lereng Merapi. Camat Kemalang, Bambang Haryoko, menyebutkan hujan abu itu berlangsung sekira pukul 06.00 WIB. Hujan itu mengguyur wilayah Desa Sidorejo, Kemalang dan juga Desa Balerante. Akibat angin yang berhembus ke arah barat, daerah Balerante mendapatkan dampak yang lebih serius dibanding desa-desa lainnya.

Dia mengatakan sebelum terjadi hujan abu, sejak Minggu malam hingga Senin Dinihari, suara gemuruh sudah terdengar dari puncak gunung teraktif di Indonesia tersebut. Kendati demikian, suara gemuruh itu lebih pelan jika dibandingkan dengan gemuruh yang terjadi saat erupsi Tahun 2010 lalu. "Hujan abu berlangsung sekira 15 menit, akan tetapi berbarengan dengan hujan, sehingga efek yang ditimbulkan tidak terlalu besar," ucapnya, Senin (10/3/2014).

0 komentar:

Post a Comment