Alasan Muhammadiyah Sholat Idul Adha Duluan (2015)

SEMARANG, TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang AM Jumai menginformasikan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait penetapan Iduladha 1436 H.

Muhammadiyah telah menetapkan tanggal Iduladha yang lebih cepat dari ketetapan pemerintah.

"Iduladha tanggal 10 Zulhijah 1436 H bertepatan pada Rabu, 23 September 2015, atau lebih cepat sehari ketimbang Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2015 yang menetapkan pada tanggal 24 September 2015," kata AM Jumai kepada Tribun Jateng (Tribunnews.com Network), Sabtu (29/8/2015) pagi.

Ia menjelaskan, berdasarkan pada hisab hakiki dengan kriteria wujudul-hilal hasil perhitungan tersebut, khususnya mengenai terbenam matahari dan tinggi bulan menggunakan marjak Yogyakarta dengan koordinat: lintang (φ) = -07° 48² dan bujur (λ) = 110° 21 BT.

Hisab Hakiki adalah metode hisab yang berpatokan pada gerak benda langit, khususnya matahari dan bulan faktual (sebenarnya).

Adapun wujudul-hilal adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pada saat matahari terbenam, bulan belum terbenam. Dengan perkataan lain, bulan terbenam terlambat dari terbenamnya matahari berapapun selisih waktunya.

Untuk menetapkan tanggal 1 bulan baru Qomariah dalam konsep hisab hakiki wujudul-hilal terlebih dahulu harus terpenuhi tiga kriteria secara kumulatif, yaitu: 1) sudah terjadi ijtimak (konjungsi) antara Bulan dan Matahari, 2) ijtimak terjadi sebelum terbenam Matahari, dan 3) ketika matahari terbenam bulan belum terbenam, atau bulan masih berada di atas ufuk.


"Apabila ketiga kriteria tersebut sudah terpenuhi maka dikatakanlah hilal sudah wujud dan sejak saat terbenam matahari tersebut sudah masuk bulan baru Kamariah," jelasnya.

Dengan metode ini, pada saat matahari terbenam tanggal 13 September 2015, sebagian besar wilayah Barat Indonesia hilal sudah mulai tampak, sementara di sebagian wilayah Timur belum.

Garis batas wujudul hilal yang melewati Indonesia, membaginya menjadi dua bagian.

Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan Iduladha jatuh pada 23 September 2015.

Juma'i yang juga Sekretaris FKSB Kota Semarang mengatakan Muhammadiyah menyiapkan tempat-tempat salat Iduladha di beberapa tempat yang tersebar di Kota Semarang.

Juga dilaksakan penyembelihan hewan kurban dan didistribusikan kepada warga di sekitarnya.

Khusus yang di SMP Muhammadiyah 9 Kalisasak Mangkang Tugu Semarang yang bekerjasama dengan Komunitas Fiqh Singapura, ada ratusan kambing dan puluhan sapi yang juga didistribusikan tidak hanya kepada warga Muhammadiyah namun juga didistribusikan dalam bentuk utuh ke pondok pesantren dan masjid-masjid NU di sekitarnya.(bakti buwono). 



Sumber : http://makassar.tribunnews.com/2015/08/29/muhammadiyah-lebaran-iduladha-23-september-berikut-alasannya
Gambar : www.inilah.com

0 komentar:

Post a Comment